Minggu, 07 Agustus 2011

Baek Seoung Jo diary's part 7




Baek seoung jo 7
Kau terus bertanya mengenai Hae Ra.
Saat aku tanya "Apakah kau cemburu?" Kau mengelak dan menjawab, "Tidak!"
Bodoh! Wajahmu itu menunjukan jelas bahwa Yoon H
ae Ra memang mempengaruhimu.
Hari ini, kau memberiku kesempatan untuk menggodamu lagi. Hahaha.
"Apakah kau cemburu?
Ah kau seharusnya memang begitu. Setelah kita berciuman"
Kau perlahan-lahan mengangkat wajahmu, tatapan penuh harapan.
Apakah kau berpikir aku akan menciummu kembali?
Apakah aku terlihat seperti semacam itu?
Bodoh~! Aku ini bukan laki-laki gampangan! Hahaha

Kau tampak malu. Bahkan telingamu memerah.
Seperti anak kecil dengan ekspresi yang penuh harapan.
Ini benar-benar menarik.
Tapi, itu akan berakhir hari ini!
"Ah, melihat ini benar-benar adalah seperti sia-sia."

Dia berlari kembali ke kamarnya sendiri, mengetahui bahwa aku sengaja menggodanya, dan dia melompat karena marah?

Menggodanya adalah hal yang menarik seperti bermain dengan mainan

Hari ini, kenapa kau tidak datang ke kelas?
Apa yang sedang kamu lakukan?
Aku sebenarnya merasa sedikit kecewa.
Apakah kau akan datang ke kantin kampus untuk makan siang?

Oh Ha Ni kau tetap tidak bisa pergi dariku.
Melihat dia menggumam mengenai menu makan siang,
benar-benar terlihat bodoh!

Bisakah kau membacanya tanpa mengeluarkan suara?
Tiba-tiba muncul di sampingnya, saat dia melihatku,
seperti anjing yang bertemu dengan pemiliknya.
Mengikutiku, berkata "Aku juga."
lalu menjulurkan lidahnya malu-malu.
Tapi kenapa tiba-tba Bong Joon Gu muncul kembali?
mengikuti gadis ini, apakah dia benar-benar bebas?

Oh Ha Ni kau benar-benar bahagia?
Semuanya baik-baik saja?


Tidak tahu cara bermain tennis tapi dia bersikeras
untuk membeli pakaian tennis.
Hal ini terlihat sangat special.
Tapi, Oh Ha Ni, Kau datang ke tempat yang salah.
Ini akan menjadi sulit untukmu.
Agar kau tidak bergabung, aku memberimu banyak petunjuk.
Tapi tetap kau berfikir bahwa Wang Kyung Soo itu orang yang baik dan menyenangkan.
Baiklah aku akan memperlihatkan
sosok sebenarnya dari senior yang kau pedulikan itu.
Oh Ha Ni memuji Kyung Soo dan ini seperti tusukan di telingaku.
Jai aku sengaja memukul bol
a ke tempat dimana Kyung Soo
tidak dapat menerimanya kembali.
Melihat Kyung Soo berlari kesana kemari membuat perasaanku lebih baik.

Saat menghargai kebebasan orang lain, kita akan merasa jatuh cinta.
Seseorang mengatakan hal itu.
Jika cinta itu di maksud untuk membuang kebebasanku maka itu dimaksud dengan benci.
cinta itu hanya akan gagal.

Membandingkan dengan Sartre,
Yoon Ha
e Ra lebih pengartian mengenai hubungan antara Sartre dan Beauvoir

"Hubungan antara Sartre dan Beauvoir?"
"Dibandingkan dengan Sartre, lebih mengerti mengenai hubungan antara Sartre dan Beauvoir?"
Memang, wanita lebih perhatian bukan pada penulis itu sendiri,
tapi mengenai hubungan antara penulis dan lainnya.

Berakting seperti dia perhatian terhadap Sartre,
tapi sesungguhnya ini bukan mengenai orang lain.
Bagiku, wanita ini(H
ae Ra)hanya perempuan pintar lainnya.
Kau selalu mengatakan bahwa aku orang yang plin plan dalam cinta,
tapi sesungguhnya kau tidak ada bedanya juga.
Bahkan saat kau datang ke kelas yang sama,
kau juga membawa Bong Joon Gu bersamamu.
Seseorang yang bahkan tidak mengerti Bahasa Inggris,
Bagaimana bisa dia mengerti sesuatu yang sulit ini?
Menghadiri pelajaran yang sama, selain dari diam,
Tidak ada lagi yang bisa aku katakan.

Aku tidak tahu mengapa aku merasa frustasi
saat melihat Oh Ha Ni dengan Bong Joon Gu bersama.

Professor menanyakan sesuatu yang bodoh padamu,
kau menanyakan hal itu padaku saat kau tidak mengerti
tapi aku berakting seolah-olah aku tidak melihatmu.

Di depan dia, aku selalu menjadi seperti bocah laki-laki.

Kau masih terlihat gembira beberapa saat yang lalu
ekspresimu berubah dalam beberapa detik saat melihat H
ae Ra.
Semua yang kau pikirkan terlihat jelas di wajahmu dan sekarang kau selalu menyangkalnya.
"Kita harus melakukan sebuah proyek penelitian yang membutuhkan 2 orang dalam kelompok, kau bisa pergi ke ruang tamu untuk belajar?
Berpura-pura menjelaskan hal ini kepada Eun Jo, tapi sebenarnya aku mengatakan itu untuk membiarkan Ha Ni tahu mengapa Hae Ra ada di sini.
Jadi, tolong jangan membuat perasaanmu memburuk hanya karena hal ini.
Jangan salah paham.
 
Seekor semut merangkak kedalam bunga yang
tidak nyata dan terbuat dari tanah liat.
Semut ini seolah-olah mengatakan
bahwa bunga ini nyata
dan bunga ini terlihat seperti dapat hidup dari itu.

Walaupun itu kecil dan pelan,
tetapi hidup dengan nilai yang baik, seperti seseorang

Tidak tahu berapa banyak kekuatan telah digunakan,
berapa lama waktu yang telah berjalan
sebelum berjalan ke bunga ini.
Tampaknya telah berjalan dalam hati saya yang keras.
Seekor semut merangkak kedalam bunga yang
tidak nyata dan terbuat dari tanah liat.
Semut ini seolah-olah mengatakan
bahwa bunga ini nyata
dan bunga ini terlihat seperti dapat hidup dari itu.

Walaupun itu kecil dan pelan,
tetapi hidup dengan nilai yang baik, seperti seseorang

Tidak tahu berapa banyak kekuatan telah digunakan,
berapa lama waktu yang telah berjalan
sebelum berjalan ke bunga ini.
Tampaknya telah berjalan dalam hati saya yang keras.
Seekor semut merangkak kedalam bunga yang
tidak nyata dan terbuat dari tanah liat.
Semut ini seolah-olah mengatakan
bahwa bunga ini nyata
dan bunga ini terlihat seperti dapat hidup dari itu.

Walaupun itu kecil dan pelan,
tetapi hidup dengan nilai yang baik, seperti seseorang

Tidak tahu berapa banyak kekuatan telah digunakan,
berapa lama waktu yang telah berjalan
sebelum berjalan ke bunga ini.
Tampaknya telah berjalan dalam hati saya yang keras.
Pergi?
Benar-benar pergi?

Perasaan yang tidak bisa aku ungkapkan.
tetap bertanya pada diriku sendiri

"Kecewa?"
"Kenapa? Kenapa aku harus merasa sedih...ini bagus. Karena aku ingin kembali ke kehidupanku yang sebenarnya."

Namun, suaraku tampaknya semaki
n melemah dan melemah.
Seperti ada sesuatu yang tersangkut di tenggorokanku.
Dan aku merasa seperti seorang teman yang telah bersamaku untuk waktu yang lama telah pergi. Pergi meninggalkanku dalam kegelapan.

Biarkan itu...Biarkan itu...

Meskipun aku mengatakan seperti itu, tapi tetap hatiku merasa sedikit buruk.
Jaga dirimu. Sama seperti sebuah pintu yang tertutup rapat, hati ku mungkin akan tertutup juga.

Kembali ke saat-saat tidak ada kamu dalam hidupku.

Tanpamu...
Seperti tiba-tiba mengatasi semua kegelisahan.
Terasa sedikit sulit.

Aku akan baik-baik saja, nanti.
Aku akan baik-baik saja.

  Kamu mungkin ada sesuatu yang ingin dikatakan padaku sebelum pergi
Jadi aku tetap berjalan mondar-mandir di depan pintu kamarmu.

Untuk saat ini, aku seharusnya mengatakan "Maaf" padamu.
atau haruskah aku berkata,"Ini sangat menarik."
Tapi tetap ini adalah hal yang sungguh sulit
Kenapa ini begitu tiba-tiba? Kenapa aku membuat perasaannya sangat buruk?
Tidak mengatakan hal yang baik padanya...
tetap membodohi dia..
.Apakah itu terlalu sulit untuk disinggung?

Itulah mengapa aku membiarkanmu pergi.
Ini benar-benar baik-baik saja.
Lagi pula Ha Ni hanya rombongan saja bukan?

Aku yang dapat menyelesaikan masalah,
ini adalah pertama kalinya aku menanyakan sesuatu
Aku tidak dapat menjawab pertanyaanku sendiri. Merasa sedikit gugup.

Matahari yang menyinariku, tampaknya telah menjadi dingin.

Boneka yang aku berikan padamu..
Yang selal
u kau bawa kemanapun...
Kenapa kau meninggalkan itu disini?

Bahkan saat ada kejadian pada saat itu kau mengambilnya di jalan,
Apa kau tidak ingat akan hal itu?
Hari dimana kita mendapatkan boneka ini.
Kamu terus berkata "Kiri...kanan, kearah sisi lain sedikit."
Kamu bahkan lebih gembira dariku hingga menekan bahuku.

Sangat senang, tapi pada saat itu tampaknya perasaan burukmu dalam beberapa tahun itu telah di hapus.

Tidak ingin menunjukan hatiku yang sebenarnya,
Hari itu sungguh kacau.

Melihat padamu yang tidak dapat mengontrol perasaanmu,
ini terlihat sangat luar biasa
tetaplah menekan pundakku. Tetaplah berbicara.

Kamu yang menyerbu kedalam wilayahku...sedikit menganggu
tapi itu juga membuatku sedikit terkejut.

Aku akhirnya dapat membuat senyuman padamu.
tapi boneka yang kau tinggalkan ini seperti mengatakan padaku,
mulai sekarang, kita harus mengakhirinya.

Hatiku sakit...
Hatiku yang normal ini tidak dapat merasakan apa-apa.
hari ini seperti ditusuk oleh pisau
sangat menyedihkan.

to be countined..

Baek Seoung Jo diary's part 6





Baek seoung jo 6
Membawamu yang pendarahan
dan berlari dengan kekuatanku menuju Rumah Sakit

Pada saat itu aku hanya bisa memikirkan satu hal,
Kau harus baik-baik saja.
Oh Ha Ni, kau adalah bocah yang aktif dan kau akan baik-baik saja
Hatiku mulai mengakui ribuan fikiran mengenai ini.

Orang bodoh yang menjengkelkan, Oh Ha Ni.
Kamu tetap mendapatkan masalah besar pada akhirnya.

Melihatmu menangis,
Ini pertama kalinya aku tau bahwa mungkin menangis untuk seseorang.

Melihatmu mengontrol tangisanmu
Ini pertama kalinya aku tau bahwa rasa sakit seseorang,
bisa menjadi miliku juga.
Seperti ini, rasa sakit bisa juga menjadi setengah.

Seperti dongeng Little Match Girls yang kita baca saat masih kecil,
mengintip sekitarnya karena dia iri akan
kehangatan di rumah orang lain.
ini seperti dia akan mendapatkan ber-ton energi dari sana.
Kehangatan yang ringan itu mulai datang dari jendela.
Aku juga mendapatkan energi dari jendela yang hangat ini.

Tentu saja aku tau bahwa aku bisa pergi terburu-buru ke tempat wawancara
setelah mengantarkan kau ke rumah sakit.
Tapi aku memikirkan mengenai 'Bagaimana jika kau terbangun sebelum ada orang yang datang?'
Meskipun ini bukan karena kau akan terbangun di rumah sakit yang kau tidak kenali, aku juga khawatir, pemalu...

Kau pasti akan merasa sedih jika sendirian

Pada akhirnya ini tetap seperti yang terakhir
Dalam beberapa hari, kau mengatakan bahwa kau merasa bersalah.
Tidak makan apapun, menghindari untuk bertemu denganku.
Pada akhirnya walaupun kau bilang seperti itu kau tetap saja ingin meninggalkan waktu, mengemasi barang-b
arangmu dan bersiap-siap untuk pergi.
Untungnya aku menunggu di depan pintu. Oh Ha Ni yang bodoh!

Sejujurnya, bagiku...
Universitas atau Universitas Top itu tidak berarti apa-apa bagiku.
Jika aku ingin mempelajari sesuatu, aku dapat mempelajarinya sendiri,
tidak perlu masuk Universitas.

Aku lelah dengan harapan orang dewasa karena kata Jenius!
Aku juga membenci aturan dalam masyarakat yang menarik kita kedalamnya.
Tidak ada yang ingin aku pelajari,
juga tidak ada yang membuatku tertarik.

Tapi sekarang, semua yang aku inginkan adalah menjalani hidupku dengan lebih menarik.
Sekarang dengan karakterku yang tidak peduli,
Itu tidak mungkin rasanya untukku membawa kebahagiaan untuk orang lain.
Tapi aku mulai terpengaruh akan hal ini,
pemikiran yang menarik dari Oh Ha Ni.

Aku sudah berjalan kedalam hidup bocah ini tanpa sepengetahuannya.
Aku menolak semua permintaan untuk berfoto,
tapi tetap menarik Oh Ha Ni-ku pada akhirnya.

Ini tetap terasa aneh untuk berfoto sekarang.
Aku sudah bertengkar dengan Ibuku karena mengambil fotoku yang tak terhitung saat aku masih kecil.
Tapi mulai kedepan, aku sudah menutup hatiku dari dunia ini.
Aku tidak suka bertengkar dengan diriku untuk tersenyum, dan karena ibuku,
di semua foto, ekspresiku semuanya terlihat kaku.

Tapi hari ini sedikit berbeda.
Untuk menolongnya di depan Rose (Who? Jang Mi?) yang selalu menganggunya
Aku mengupas kedinginanku, hanya menariknya ini sebagai pemberiakn hadiah untuk bocah ini.

"Terima Kasih."
Dia berkata seperti itu, m
eskipun merasa senang dengan hanya berfoto.
Bagaimana bisa aku membiarkan dia pergi seperti itu? Hahaha

"Pembeli, tolong ambil uang 8800 won."
Mengingat kembali apa yang terjadi di Supermarket.
Ekspresinya saat dia mendapatkan kejutan itu sangat berharga.

Ini baik-baik saja bahwa kau tidak mengerti apa arti di balik ini semua.

Oh Ha Ni kau harus bekerja keras.
Oh Ha Ni terima kasih untuk hadiah darimu.

Aku akan tersenyum cerah selamanya di dalam foto itu.

Ini tetap mengenai Bong Joon Gu,
Dia tetap mengikuti Ha Ni dan berada di sekitarnya.
Membuat gangguan,
Mengenakan pakaian yang berkilauan aneh dan menyanyikan
lagu ungkapan untuk Ha Ni bersama dengan kelompoknya (Bye Bye Sea)

Aku sangat membenci laki-laki ini yang
dengan mudah mengutarakan isi hatinya.
Bernyanyi dan memegang tangan Oh Ha Ni seperti anak kecil.
Tanpa aku sadari kemarahanku naik.

Bagaimana bisa Oh Ha Ni mengetahui perasaan laki-laki ini,
dan sekarang dia membiarkan laki-laki itu seperti ini.
Bukankah dia setiap hari berkata bahwa dia menyukaiku?
Jadi mengapa dia memperbolehkan laki-laki itu memegang tangannya,
membiarkan laki-laki itu untuk menganggumu, dan sekarang
kau terlihat seperti malu-malu?

Karena perasaan yang aku tidak ketahui ini,
ini seperti air yang tersangkut di tenggorokanku.
Semua duri tumbuh di mulutku, aku tidak dapat menahannya.
"Mulai sekarang aku akan melupakanmu!"
"Sekarang aku melihat jelas kau, karakter Baek Seung Jo, jadi aku akan melupakanmu!"
"Aku ingin mengakhiri kehidupanku yang aku punya untukmu di masa SMA ini!"

Melihat wajahmu yang menangis,
dan mendengar semua yang kau katakan, tubuhku tiba-tiba membeku.

Aku lupa mengenai kata-kata kasar yang aku katakan di depan
semua murid dan guru pada saat itu,
dan juga melupakan kata-kata yang menyakitkan padamu.
Ini seperti penghinaan terhadapmu secara tiba-tiba.

Dibandingkan dengan kejadiaan saat kau memperlihatkan
foto masa kecilku pada semuanya.
Saat ini aku merasa lebih lebih lebih lebih marah!

Walaupun kau mengatakan hal yang sama sebelumnya,
tapi kau akan tetap kembali pada akhirnya.
Tapi saat ini, kau terlihat seperti benar-benar ingin mengakhiri ini,
Ekspresimu itu terlihat sungguh kuat.

Untuk beberapa detik, ini seperti semburan angin dingin dari punggungku.

"Benarkah? Jika kau bisa melupakannya, maka lupakan itu."

Apakah aku gila? Aku menciumnya seperti ini?

"Kamu sesungguhnya, tidak dapat pergi kemanapun!"
Ini seperti aku mencoba untuk memastikan perasaannya.

"Kamu harus tetap di sampingku,
Bukankah kau bilang akan membuat hidupku lebih menarik,
dan sekarang kau akan mengambilnya kembali?"

Kami membuat perjanjian seperti itu.
Bibir Ha Ni terasa panas, tidak, atau itu bibirku?

Hati yang kekanak-kanakan ini seperti ditangkap dalam api.
Walaupun tidak mengatakan apapun, tapi maafkan aku.

Aku tidak pernah tau kalau itu ciuman pertama, tapi aku hanya melakukan seperti itu...

Melihat wajahmu yang terkejut,
sebenarnya aku sangat panik pada saat itu.

"Ekspresimu tidak buruk. Aku bercanda!"

Baek Seung Jo! Ini sungguh menyedihkan!

Kamu tidak akan pernah tau bahwa sekarang di hatiku, aku juga tersesat.
Oh Ha Ni yang tetap membuat Hatiku ini bimbang...

Bertemu dengannya di luar kamar mandi dengan perasaan acuh tak acuh

"Benar-benar bodoh!"
Berkata seperti itu tidak mencerminkan perasaanku.
Aku hanya bocah laki-laki yang tidak bisa menghadapi perasaanku sendiri.

Oh Ha Ni mengapa kau lagi!
Bukankah kau bilang akan melupakanku?
Jadi ciuman itu ternyata memiliki effect!
Ha Ni mulai kembali menggantung di sekitarku.
Baek Seung Jo kembali, laki-laki yang merasa bersalah

Sekarang kehidupan baru di Universitas di mulai...
apakah kau akan tetap seperti yang dulu?

Kehidupan bocah ini benar-benar mengenai dirinya yang menghibur,
memalukan, Oh Ha Ni,
Berapa lama kau akan terus seperti ini?

to be countined...

Baek Seoung Jo diary's part 5



 

Baek seoung jo 5

Oh Ha Ni sangat berani!
Masuk kedalam kamar laki-laki berusa 19 tahun!

Baek Seung Jo yang jenius pun memulai sistem untuk mengolok-oloh Oh Ha Ni!
Hahahahaha!

Mengapa aku selalu mendesak untuk membuat
sesuatu yang menyenangkan dari dia kapanpun aku melihatnya?
Akhir-akhir ini aku mulai untuk berfikir bahwa dia sangat menarik!
"Tidak ada orang dewasa di rumah ini. Bagaimana ini?"
Seolah-olah ada sesuatu yang terjadi, aku berbicara dengan suara yang dalam.
Bocak ini yang tidak mengetahui apapun.
Pasti merasa sangat kaget.

Mendengar hatinya seperti drum berasal dari dadanya.
Berdabar-debar, berdebar-debar.
Tapi, aku sebenarnya memulai lelucon ini untuk menggodanya.
Kenapa dadaku berdetak cepat dari biasanya?
Tangan yang aku tangkap itu,
siapa yang memilikinya, kenapa itu terasa panas.
Benar!

Saat aku menggendongmu ketika kau mabuk.
Suara detak jantungmu itu terdengar dari belakangku,
Ini pertama kalinya dalam hidupku merasakan tubuh tubuh wanita.
Saat moment yang menyentuh ini, aku tidak dapat membantu tetapi mengatakan
semua hal kasar untuk mengurangi perasaanku ini.
 
"Kamu sangat licik! Apa yang kau inginkan dimasa depan?"
Sama saat hari kita pergi ke pantai,
Saat aku mengomentari penampilanmu yang seperti anak sekolah dasar,
pundakmu di bawah cahaya matahari,
lenganmu yang pucat dan kakimu yang bersinar.
Walaupun begitu, Aku tidak tahu bahwa lelucon yang sederhana
ini bisa menjadi hukuman.

Akhir-akhir ini...
Merasa sangat rumit karena aku menjadi bukan seperti aku kembali.
  
"Disini, mulai berdetak kencang saat kau menemukan sesuatu yang kamu suka!", "Walaupun begitu. Papahku sampai saat ini jika mencium bau mie maka dia pun akan berdetak kencang dadanya."

Kata-kata Ha Ni memukulku seperti pencerahan. Apa yang aku sukai?

Apakah ada sesuatu yang membuat hatiku berdetak cepat
seperti ini sebelumnya?
Sepertinya sampai saat ini,
Tidak ada yang membuatku tertarik ataupun yang aku benar-benar sukai.

 
Ini selalu mudah bagiku untuk belajar dari pada orang lain.
selalu mengerti taktik olah raga dengan cepat
Jadi aku bisa mempelajarinya dengan cepat,
dan tidak ada hal yang sulit bagiku.

Karena keluargaku maka aku bisa mendapatkan apapun yang aku mau.
Ini pertama kalinya aku berfikir sesuatu seperti ini.
Aku sangat iri pada bocah ini yang mencoba masuk ke Universitas untuk mencari hal yang dia inginkan.
Bagiku, yang selama ini tumbuh tanpa mimpi apapun.
Aku sangat kecewa pada diriku sendiri.

Bagaimana untuk menjalani hidupku? Bagaimana seharusnya hidup berjalan?
Pertanyaan yang tidak pernah di jawab dengan memuaskan walaupun di jawab oleh orang dewasa.
Tapi bocah ini mengatakan padaku,
bahwa ada sesuatu yang harus aku lakukan, dengan otakku yang pintar.
Aku harus menggunakannya pada orang lain.
Untuk pertama kalinya.
Aku menatap seseorang lebih dari menatap diriku sendiri.

  "Lakukan yang terbaik untuk ujianmu. Baek Seung Jo yang terbaik!"

Hanya beberapa kata tapi aku menerima kata-kata tulus dari bocah ini
Kata jujur dari bocah ini selalu berhasil menyemangatiku.
Melihat hati-hati pada dunia ini,
dan mencari apa yang benar-benar kamu inginkan.

Melambaikan tangan tanpa membalikkan badan ke belakang.
Itu mungkin terlihat seperti tidak peduli, apa kamu bisa mengerti?
Hal ini mencakup banyak hal.

Tentu, Ha Ni Ah, Lakukan yang baik untuk ujianmu, Jangan gagal!
Ha Ni ah kau juga harus melakukan yang terbaik!

Benar-benar berterima kasih padamu untuk semalam.
untuk buburnya, garpuh, ataupun untuk 'Baek Seung Jo yang terbaik'

Perhatian hangat darimu ini dapat membuatku bahagia
lebih baik dari pada angin dingin yang berhembus ke wajahku.

Beruntung! Benar-benar beruntung!
Tidak menyerah walaupun sudah memikirkan hal itu.
Bahkan kau tekun dalam wawancara itu.
beberapa hari setelah penyiksaan itu, akhirnya berhasil.

Bekicot yang bebas, Oh Ha Ni!

Terima kasih atas keberanianmu.
Terima kasih atas doamu untuk kesuksesan orang lain.

Mantel merah itu sangat cocok untukmu, Oh Ha Ni.

Walaupun aku keluar karena ibu, tapi aku tau semuanya.
Rencana ibu dan semuanya.

Tapi walaupun begitu,
kejadian saat aku bersiap-siap dan berjalan pergi.
Aku tetap merasa sedikit gembira.
Bocah laki-laki yang ada di dalam diriku ini sedang dalam mood yang bagus.

Ha Ni yang mungkin pertama kali dalam hidupnya menonton drama musical, walaupun harga tiket hanya 500won, tetapi dia bisa memberikan sesuatu arti yang penting.

"Hadiah untuk melewati ujian, Apa kamu tau bertapa sulitnya mendapatkan boneka ini?"

Jadi saat aku menendang botol dan masuk kedalam
tempat sampah di samping Bong Joon Gu.
Anak kecil di dalam diriku ini merasa sangat senang.
Aku tau.
"Gi Kung..."

Saat aku mendengar suara itu... hatiku jatuh.
Angin, matahari... atau bahkan nafas.
Berhenti sesaat, hal yang sangat aku ingin lindungi.

Pagi ini,
Kamu menyimpan segala yang ingin kau katakan itu di dalam hatimu,
mengikutiku karena kau khawatir.
membuatku jengkel tetapi kau terus mengikutiku.

Benar-benar...
Hal yang ingin aku lindungi itu akhirnya aku mendapatkannya!
to be countined,,,,